Langsung ke konten utama

Akibat Jika Kita Sering Menahan Buang Air kencing

Kebutuhan untuk buang air kecil merupakan suatu hal yang alami. Itulah sebabnya kita perlu melakukannya dengan frekuensi tertentu, sehingga tubuh kita dapat menghilangkan semua sisa dan limbah produk yang tidak diperlukan. Kebiasaan seseorang untuk menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius. Retensi urin dapat menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. Hal itu terjadi karena kuman hadir dalam urin yang telah berada terlalu lama di kandung kemih. Seiring berjalannya waktu, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kondisi yang lebih serius. Biasanya setelah menahan kencing cukup lama, urin yang dikeluarkan akan lebih sedikit, malah terkadang disertai rasa nyeri dan ngilu atau disebut dengan anyang-anyangan. Karena itulah, sebaiknya kita membiasakan diri untuk tidak menahan kencing akan membuat kandung kemih sehat. Berikut ini dampak bahaya yang terjadi akibat sering menahan kencing terlalu lama. Beberapa Dampak Yang Akan Dirasakan Jika Menahan Air Kencing...

Beberapa Cara Yang Harus Dilakukan Ketika Sesak Napas

Sesak napas terjadi saat kamu kesulitan bernapas karena kurangnya pasokan oksigen ke dalam tubuh. Hal tersebut terjadi saat bagian-bagian tubuhmu bekerja ekstra untuk bernapas, seperti paru-paru, otot dinding dalam, dan diafragma. Dilansir dari Healthline, saat sesak napas terjadi, kamu bisa mengakalinya dengan cara sederhana berikut ini.


1. Bernapas dengan mengerucutkan bibir

Dengan kamu melakukan teknik ini, kamu dapat memperlambat laju pernapasanmu. Dan kamu bisa bernapas lebih dalam. Kamu bisa melakukannya dengan cara mengambil napas melalui hidung kemudian dikeluarkan melalui mulut yang dikerucukan dalam empat hitungan.

2. Berdiri sambil bersandar pada dinding

Teknik ini dapat memperlancar pernapasan kamu dan merilekskan tubuhmu. Kamu dapat melakukannaya dengan sikap berdiri bersandar pada dinding dengan kaki dibuka selebar bahu, dan kedua tanganmu diletakkan disebelah paha dan bersandar pada dinding. Condongkan ke depan badanmu dan rilekskan.

3. Duduk dengan posisi condong ke depan sembari agak membungkuk


Dengan posisi duduk kamu dapat lebih mudah untuk bernapas karena akan membuat mu lebih relaks.
Kamu dapat melakukannya dengan cara, duduklah dengan kaki menepak di lantai, tangan menggenggam lutut dan kepala menunduk.

4. Berbaringlah dengan posisi relaks


Berbaringlah terlentang dengan kepala ditinggikan dengan bantal. Taruh bantal di lututmu. Usahakan punggung tetap lurus. Dengan begitu, jalan napasmu akan lebih lancar.

5. Pernapasan diafragma

Pernapasan ini bisa kamu lakukan dengan cara duduk di kursi. Relakskan kepala, leher, bahu, dan lutut. Coba taruh satu tanganmu di perut dan satunya lagi di dada. Bernapaslah melalui hidung dan rasakan napas bergerak di perutmu. Embuskan napas hingga otot perut mengencang. Lakukan melalui mulut yang mengerucut. Beri tekanan lebih saat mengembuskannya. Meski begitu, lakukan embusan dalam waktu yang lama.

6. Cari udara bersih dan hindari paparan asap rokok

Untuk kamu yang pecandu rokok, berusahalah untuk mengurangi atau bahkan berhenti. Bernapas di udara yang bersih dan segar juga dapat melancarkan pernapasanmu.


























Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Berjemur Dengan Sinar Matahari

Waktu yang Baik Untuk Berjemur Sinar Matahari Para ahli mengatakan bahwa jam yang baik untuk berjemur di pagi hari paling aman dilakukan sebelum jam 11 pagi. Anda harus menghindari berjemur di tengah hari, ketika matahari terik. Menghindari batas waktu sinar matahari pagi ini dapat mengurangi risiko terkena sengatan matahari dan kerusakan kulit yang mungkin memicu perkembangan kanker kulit. Selama tidak memiliki komplikasi dengan paparan sinar matahari, Anda dapat berjemur tanpa menggunakan tabir surya selama 20 menit setiap hari. Guna mengurangi risiko terbakar sinar matahari, mungkin waktu berjemur yang bagus selama 5 hingga 10 menit dalam sehari. Waktu berjemur bervariasi berdasarkan seberapa dekat dengan garis khatulistiwa, respons kulit terhadap matahari, dan kualitas udara. Kualitas udara yang buruk dapat menghalangi sebagian sinar ultraviolet (UV). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak terkena paparan sinar matahari akan merusak kesehatan secara perlahan,...

Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut

Bau mulut sering menyebabkan seseorang kehilangan percaya diri dan merasa khawatir bau mulut yang dialami akan mengganggu orang yang ada di sekitarnya. Disini ada beberapa tips untuk menghilangkan bau mulut dan mengembalikan rasa percaya diri. Bau mulut yang tidak enak atau halitosis dapat disebabkan oleh beragam hal. Namun studi menunjukkan, 80% bau mulut disebabkan oleh adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut, seperti gigi yang berlubang  atau masalah gusi. Oleh karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting dilakukan Penyebab Bau Mulut Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh  makanan yang berbau menyengat dan  masalah pada kesehatan gi gi, gus i,  Beberapa kondisi kesehatan lain yang juga bisa menjadi penyebabnya bau mulut di antaranya: Gangguan saluran pencernaan , seperti infeksi bakteri  H.pylori  yang menyebabkan sakit maag dan penyakit asam lambung. Sinusitis yang menghasilkan  post nasal drip  atau aliran ca...

Apabila masuk angin, obatnya apa?

Masuk angin sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Tetapi jika dilihat dari gejala yang ditimbulkan, masuk angin merupakan bagian dari gejala flu, khususnya pada saat pergantian musim. Karena gejala masuk angin itu seperti batuk-pilek, pusing, perut kembung, pegal. Masuk angin ini memiliki beberapa tahap yang dapat dikenali, dengan mengetahui tahap tersebut dapat membantu seseorang menentukan apakah dia terkena flu atau tidak. Masuk angin akut lebih mudah untuk dikenali, karena biasanya berujung pada gejala flu, seperti bersin bersin dan pilek. Bila terjadi masuk angin dengan terus menerus, bisa menimbulkan rasa sakit kronis. Yang sering terjadi adalah nyeri leher dan pundak, akibat dari AC. Masuk angin juga dapat menyebabkan perut kembung, karena di bagian belakang tubuh terdapat titik titik saraf yang berhubungan dengan organ bagian dalam. Penderita masuk angin biasanya tidak langsung pergi ke dokter. Yang sering dilakukan saat merasa masuk angin adalah pijat, k...