Langsung ke konten utama

Akibat Jika Kita Sering Menahan Buang Air kencing

Kebutuhan untuk buang air kecil merupakan suatu hal yang alami. Itulah sebabnya kita perlu melakukannya dengan frekuensi tertentu, sehingga tubuh kita dapat menghilangkan semua sisa dan limbah produk yang tidak diperlukan. Kebiasaan seseorang untuk menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius. Retensi urin dapat menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. Hal itu terjadi karena kuman hadir dalam urin yang telah berada terlalu lama di kandung kemih. Seiring berjalannya waktu, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kondisi yang lebih serius. Biasanya setelah menahan kencing cukup lama, urin yang dikeluarkan akan lebih sedikit, malah terkadang disertai rasa nyeri dan ngilu atau disebut dengan anyang-anyangan. Karena itulah, sebaiknya kita membiasakan diri untuk tidak menahan kencing akan membuat kandung kemih sehat. Berikut ini dampak bahaya yang terjadi akibat sering menahan kencing terlalu lama. Beberapa Dampak Yang Akan Dirasakan Jika Menahan Air Kencing...

Apabila masuk angin, obatnya apa?



Masuk angin sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Tetapi jika dilihat dari gejala yang ditimbulkan, masuk angin merupakan bagian dari gejala flu, khususnya pada saat pergantian musim.
Karena gejala masuk angin itu seperti batuk-pilek, pusing, perut kembung, pegal.

Masuk angin ini memiliki beberapa tahap yang dapat dikenali, dengan mengetahui tahap tersebut dapat membantu seseorang menentukan apakah dia terkena flu atau tidak.

Masuk angin akut lebih mudah untuk dikenali, karena biasanya berujung pada gejala flu, seperti bersin bersin dan pilek. Bila terjadi masuk angin dengan terus menerus, bisa menimbulkan rasa sakit kronis. Yang sering terjadi adalah nyeri leher dan pundak, akibat dari AC.
Masuk angin juga dapat menyebabkan perut kembung, karena di bagian belakang tubuh terdapat titik titik saraf yang berhubungan dengan organ bagian dalam.

Penderita masuk angin biasanya tidak langsung pergi ke dokter.
Yang sering dilakukan saat merasa masuk angin adalah pijat, kerokan, minum obat flu, minum jamu.

pada kasus yang lebih serius, masuk angin bisa menjadi gejala awal infeksi virus demam berdarah, bila disertai lesu berat dan gejala lainnya. Karena itu, masuk angin sebaiknya ditangani dengan baik. Jika perlu segera periksakan ke dokter.

Dan yang perlu diwaspadai adalah masuk angin yang disertai rasa nyeri atau berat di dada, yang biasa disebut sebagai angin duduk dan keringat besar. Kondisi ini bukan sekedar masuk  angin berat, tetapi identik dengan sindrom serangan jantung koroner akut, yang dapat menimbulkan kematian dalam 15-30 menit sejak serangan pertama.

Oleh karena itu jika tiba-tiba merasa nyeri di dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apa pun. Termasuk berhubungan intim. Sebaiknya segera pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan gawat darurat jantung.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Berjemur Dengan Sinar Matahari

Waktu yang Baik Untuk Berjemur Sinar Matahari Para ahli mengatakan bahwa jam yang baik untuk berjemur di pagi hari paling aman dilakukan sebelum jam 11 pagi. Anda harus menghindari berjemur di tengah hari, ketika matahari terik. Menghindari batas waktu sinar matahari pagi ini dapat mengurangi risiko terkena sengatan matahari dan kerusakan kulit yang mungkin memicu perkembangan kanker kulit. Selama tidak memiliki komplikasi dengan paparan sinar matahari, Anda dapat berjemur tanpa menggunakan tabir surya selama 20 menit setiap hari. Guna mengurangi risiko terbakar sinar matahari, mungkin waktu berjemur yang bagus selama 5 hingga 10 menit dalam sehari. Waktu berjemur bervariasi berdasarkan seberapa dekat dengan garis khatulistiwa, respons kulit terhadap matahari, dan kualitas udara. Kualitas udara yang buruk dapat menghalangi sebagian sinar ultraviolet (UV). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak terkena paparan sinar matahari akan merusak kesehatan secara perlahan,...

Akibat Jika Kita Sering Menahan Buang Air kencing

Kebutuhan untuk buang air kecil merupakan suatu hal yang alami. Itulah sebabnya kita perlu melakukannya dengan frekuensi tertentu, sehingga tubuh kita dapat menghilangkan semua sisa dan limbah produk yang tidak diperlukan. Kebiasaan seseorang untuk menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius. Retensi urin dapat menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. Hal itu terjadi karena kuman hadir dalam urin yang telah berada terlalu lama di kandung kemih. Seiring berjalannya waktu, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kondisi yang lebih serius. Biasanya setelah menahan kencing cukup lama, urin yang dikeluarkan akan lebih sedikit, malah terkadang disertai rasa nyeri dan ngilu atau disebut dengan anyang-anyangan. Karena itulah, sebaiknya kita membiasakan diri untuk tidak menahan kencing akan membuat kandung kemih sehat. Berikut ini dampak bahaya yang terjadi akibat sering menahan kencing terlalu lama. Beberapa Dampak Yang Akan Dirasakan Jika Menahan Air Kencing...

7 Cara Alami Guna Menghilangkan Bau Badan

Bau badan yang tidak sedap kerap menjadi ujian tersendiri dalam penampilan. Dalam beberapa kasus, bau badan ini bisa saja begitu menyengat dan mengganggu, terutama di saat kondisi cuaca sedang panas. Ketika tubuh mengeluarkan keringat yang  banyak, maka aroma bau badan yang kurang sedap ini tentu akan tercium ke mana-mana. Jangan heran, jika orang-orang bisa saja terganggu. Hal ini tentunya membuat percaya diri jadi hilang. Pada dasarnya bau badan yang tidak sedap seperti ini ditimbulkan oleh bakteri yang terdapat pada keringat. Namun selain itu, berbagai hal lainnya bisa saja memicu bau badan yang semakin memburuk, seperti: berbagai jenis makanan yang memicu bau badan, keringat yang berlebih, jarang berganti pakaian, malas mandi, dan yang lainnya. Namun apapun alasannya, memiliki bau badan yang tidak sedap tentu bukanlah sesuatu yang menyenangkan dan tentunya harus diatasi dengan langkah yang tepat. Beberapa Cara Alami dalam Mengatasi Bau Badan. 1. Meminum Air Putih M...